Selasa, 16 April 2013

Moving On

Tak jarang aku mendengar kata-kata "moving on" dari berbagai sumber. Rasanya memang sungguh seperti sebuah ajakan untuk "janganlah engkau berlarut-larut dalam kesedihan, karena hidup terus berjalan dan bukan digunakan hanya untuk memikirkan satu hal saja".

Kenyataan terkadang memang tak pernah sejalan dengan keinginan. Dan, selama ini memang keinginanku selalu berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada. Sungguh menyedihkan, tapi yah aku harus menerimanya dengan lapang dada.

Sebuah kenyataan yang memang harus membuatku 'bergerak' untuk meninggalkan sebuah kotak usang bernama 'masa lalu'. Dan, sekarang bukan saatnya untuk bersedih dan meratapi sesuatu yang sudah terjadi. Biarlah semua menjadi bayang-bayang dalam hidupku. Bayang-bayang yang senantiasa menjadi jejak hidupku, namun tak berarti bayang-bayang itu merusak masa depanku. Tidak sekarang, besok, ataupun nanti. Tak selamanya. Karena, masa depan adalah milikku dan milik seseorang yang bersedia menemaniku kelak.

Read More

Kamis, 21 Maret 2013

Komunikasi adalah Kunci Utama

Bulan Februari mungkin memang ditakdirkan sebagai bulan penuh cinta. Tak kupungkiri bahwa pertamakalinya aku menemukan seseorang yang bisa mengisi hari-hari hampaku di bulan ini. Seseorang yang jauh di mata, namun dekat di hati. Aku baru memiliki Blackberry di bulan yang sama dengan operator kesayanganku Simpati dari Telkomsel. Sebuah operator dengan jaringan baik, namun tarif terjangkau.

Karena merupakan pengguna baru Blackberry, maka aku harus bertanya kepada teman-teman yang sudah pernah menggunakan Blackberry dengan operator Simpati. Dan, mereka bilang, "Pake aja paketan Simpati New Blackberry Sosialita, Nis. Jatuhnya lebih murah, tapi fiturnya melimpah."

Lalu, aku coba aktifkan paket Simpati New Blackberry Sosialita seperti yang disarankan temanku. Dan, hasilnya sungguh menakjubkan. Disaat operator yang lain membuat para penggunanya mengeluh karena lelet, operator Simpati New Blackberry Sosialita terus menerjang badai tanpa kenal lelah. Saluuuttt!!!

Kecepatan kemampuan browsing yang ada dalam Simpati New Blackberry Sosialita mampu membuatku merasakan jatuh cinta lagi, dan memiliki ribuan teman baru (lagi). Terutama, ketika digunakan untuk membuka twitter atau facebook - dimana ketika aku masih belum memiliki Blackberry dan aku masih menggunakan layanan BIS (Blackberry Internet Service) dengan meminjam milik teman - layanan internet itu sungguh buruk dan sama sekali berbeda dengan yang kumiliki sekarang saat aku menggunakan Simpati New Blackberry Sosialita.

Terkadang, aku takut kalau jangan-jangan jaringan lelet atau empty dan aku gak bisa balas tweet seseorang disana atau hanya sekedar mengucapkan "Happy Birthday" saat dia ulang tahun di wall FB-nya. Tapi, dugaan-dugaanku semuanya meleset, karena ternyata layanan Simpati New Blackberry Sosialita sungguh memuaskan dan aku tetap bisa menjalin komunikasi yang lancar dengan pasangan melalui social media. Bagaimana pun juga, komunikasi bagi kami adalah kunci utama untuk menjaga suatu hubungan agar tetap harmonis.

Read More

Kamis, 14 Maret 2013

Anything Could be Happen

Manusia adalah makhluk paling sempurna di jagat raya, tapi manusia memiliki derajat yang sama dengan makhluk hidup lainnya di mata Sang Pencipta. Untuk suatu kehidupan, manusia takkan ada yang bisa meramalkannya secara pasti karena semua adalah rahasia-Nya.

Seperti halnya masa depan. Tak satu pun dari manusia-manusia itu yang bisa memprediksinya dengan tepat dan benar sama sekali. Kalaupun ada, pasti ada satu dan lain hal yang tertinggal alias tidak sesuai. Terkadang, paranormal atau peramal pun juga bisa salah dalam meramalkan sesuatu. Itu menandakan bahwa manusia tak memiliki kuasa apa-apa atas perihal ramal-meramal.

Aku tak pernah menyangka bahwa aku bisa sampai di tahap ini (lagi). Dan, baru saat ini, aku bisa merasakan sebuah kebahagiaan. Meski terkadang, ada terbersit sedikit keraguan, tapi secara keseluruhan aku bahagia. Kendati demikian, aku tak berani melihat masa depan yang ada di hadapanku, sebelum aku benar-benar yakin dengan apa yang menjadi pilihanku. Ini patut disyukuri, dan benar kan apa kataku : anything could be happen with or without awareness.

Read More

Minggu, 10 Februari 2013

Try to Be Happy as Usual

Jika dibilang bahagia, aku bahagia sekarang. Ya, sungguh. Ketika aku membuka halaman awal blog-ku, aku tidak menemukan apa yang aku cari dan aku tunggu. Ternyata seseorang di luar sana belum tahu bahwa aku menulis tentangnya. Atau, mungkin dia tidak merasa. Oke, tidak apa-apa. Aku toh tidak mengharapkan dia membacanya. Tak penting juga. 

Sekarang, soal kebahagiaanku sendiri. Sebelumnya aku tidak pernah merasa sebahagia ini. Ada seseorang yang memperhatikanku dari kejauhan sana. Mungkin tak seharusnya aku merasa terlalu bahagia, karena perhatian itu tidak bisa diartikan sebagai "perhatian yang lebih". Kupikir itu normal, tapi yah, setidaknya aku sudah berusaha jujur - dari hati - kalau aku senang diperhatikan. 

Meski tak terkatakan, sesungguhnya aku merasa sedih. Cukup lama aku merasakan airmata yang meleleh di pipi, merasakan sakitnya hati yang teriris, merasakan perasaan yang melukai relung kalbu, kini aku mencoba untuk bahagia dengan caraku sendiri - caraku mengenalnya dan memberikan perhatianku padanya. Mencoba untuk bahagia dengan apa yang telah aku miliki. Di sisi lain, aku juga harus belajar untuk menerima sesuatu yang rasanya mustahil, dan belajar untuk menerima sebuah kekalahan. Walaupun kedengarannya sulit bagiku, tapi aku harus. Aku tak mungkin bergantung pada sesuatu yang tak mungkin, kan? - apalagi  yang mustahil.

Tapi, apapun itu, aku senang dia ada untuk aku. Setidaknya, ketika aku merasa sedih, dia selalu ada untuk menemaniku dan mengisi kekosongan jiwaku. Aku mungkin mencintainya, tapi aku tahu dan aku sadar cinta tak harus selalu memiliki. Ada kalanya cinta harus diiringi dengan pengorbanan. Dan, pada akhirnya, aku mungkin harus mengorbankan perasaanku untuk yang kesekian kalinya, demi rasa cinta ini.

Read More

Sabtu, 26 Januari 2013

Sad, But Don't Cry!

Baru kali ini aku merasa galau. Padahal, sebelumnya aku tak pernah merasa seperti ini. Aku sedih. Terlebih, ketika aku baru saja membaca tulisan di sebuah blog yang tiba-tiba saja membuat hatiku seperti diiris-iris. Awalnya, ketika aku membaca judulnya aku sudah tidak tertarik, karena aku sudah pasti tahu tulisan itu berkisah tentang apa. Kenapa aku begitu bodoh yang nekat membuka tulisan itu dan parahnya lagi aku membacanya sampai habis. Atau, mungkin tanganku yang bergerak sendiri..?? Sesaat aku seperti terbius untuk terus membaca tulisan itu sampai akhir. Dan, anehnya aku tak bisa memalingkan mataku untuk tidak membacanya meski di tengah-tengah paragraf dadaku serasa perih, seolah separuh tubuhku mati rasa.

Aku tahu aku bukan siapa-siapa dan aku juga bukan apa-apa. Aku cuma manusia biasa yang diciptakan dengan sebuah perasaan di dalamnya. Aku takut terluka lagi untuk yang kesekian kalinya. Aku juga sadar dan bisa mengerti si penulis blog itu. Dia hanya menuliskan apa yang dirasakannya. Menulis apa yang menurutnya bisa membuatnya lebih baik - tanpa peduli siapapun dan apapun. 

Kesedihanku mungkin hanya aku yang bisa merasakan. Atau, aku yang terlalu sensitif?? Entahlah. Sejak aku ditempa dalam badai besar yang nyaris meruntuhkan pendirianku dan menghancurkan hidupku serta masa depanku, aku tidak lagi bisa melihat segala sesuatu yang terlihat mustahil dengan kepala dingin. Aku takut aku berubah menjadi sosok yang bukan diriku. Aku takut aku berubah menjadi orang lain. Terbukti ketika aku membaca tulisan itu, aku tak bisa mengendalikan emosiku. Siapa aku? Siapa juga dia? Dan apa hubungannya denganku? Tak ada. Dia bahkan tak tahu siapa aku. Kalau dia bahagia dengan caranya sendiri, lantas apa peduliku. Itu hak dia. Tapi, nyatanya aku peduli dan aku sedih karenanya!

Ada apa sebenarnya denganku? Biasanya aku tak terlalu peduli dengan urusan orang lain, terlebih jika aku tak mengenalnya. Tapi, aku serasa sudah mengenalnya sejak lama, meski aku bahkan tak tahu seperti apa wajahnya. 

Satu hal yang paling membuat lubuk hatiku serasa tersayat adalah kata-kata terakhirnya sebelum ia mengakhiri tulisannya. Aku tak pernah menyangka dia akan mengatakan itu. Kupikir menulis adalah jiwanya dan blog adalah napasnya. Tapi ternyata aku salah. Sadarkah dia dengan apa yang ditulisnya? Atau, aku yang memang sangat tidak mengenalnya dan salah mempersepsikan setiap kata-kata dalam blognya selama ini?

Read More

Kamis, 10 Januari 2013

Tahun 2013, Tahun Ular Air

Pada dasarnya sih aku tidak begitu percaya sama yang namanya feng shui, tapi lambat laun kok rasa-rasanya feng shui itu ada manfaatnya juga. Manfaat loh ya, bukan sebuah kebenaran. Manfaatnya mungkin ada kaitannya dengan letak dan posisi suatu obyek.

Lalu, dengar-dengar, tahun 2013 itu adalah tahun ular air yang jika diterjemahkan dalam pengertian orang awam, berarti tahun yang sebagian besar ada hubungannya dengan air. Kalau di tahun 2012 adalah tahun naga air - jika diartikan secara logis, naga tidak ada di kehidupan nyata mungkin apa yang terjadi pada kehidupan manusia di tahun 2012 pun sedikit tidak jelas - dimana sebagian besar aktivitas yang terjadi di rentang tahun itu agak sedikit terawang, maka di tahun ini keterawangan itu akan diperjelas, karena ular adalah binatang nyata. 

Air tidak berarti harus selalu dikaitkan dengan hal-hal yang menyeramkan, seperti banjir, tsunami, tenggelam, atau hal yang semacamnya. Mungkin memang air bisa berbahaya bagi kehidupan manusia, tapi coba pikirkan yang lain, bahwa air juga bisa berarti positif. Tahun ular air bisa berarti baik, terkait dalam hal bisnis dimana rejeki akan mengalir bagai air, atau hal-hal lain yang bisa diarti-harafiahkan dengan air.

Namun, semua kembali ke insan masing-masing, sih. Tidak semua orang percaya dengan ramalan, feng shui, tarot, dan lain-lain. Karena memang itu semua hanya ramalan manusia, dimana kekuasaan seutuhnya ada pada Tuhan, sang pencipta alam semesta. Hanya Dia yang bisa mengendalikan Bumi beserta isinya, berikut kehidupan makhluk hidup di dalamnya.

Detail :
Nama Cina dari Ular : She
Tanda zodiak Cina : Keenam
Waktu pada hari pemerintahan Ular : 9 - 11 am
Tanda dalam zodiak Barat : Virgo
Elemen 2013 : Air
Polaritas : Negatif
Unsur cosmic tahun Ular adalah Air, warna - hitam
Unsur pertanda adalah air yang ditandai dengan mobilitas, dinamisme, dan berubah-ubah
Batu permata yang cocok : Jasper, Topaz, Bloodstone
Hadiah yang cocok : Teropong, Kartu Tarot, Minyak wangi, Lotion, dan Koleksi prangko
Hobi dan hiburan yang cocok : Belajar astrologi, Melukis, Touring, dan Fotografi

Tahun Ular Air :
Cocok dengan Kerbau dan Ayam.
Agak kurang cocok dengan Kelinci, Tikus, Naga, Ular, Kuda, Anjing, Kambing.
Sangat tidak cocok dengan Macan, Monyet, dan Babi.

Artikel diambil dari sini.
Foto : dari berbagai sumber.

Read More

Minggu, 06 Januari 2013

Kenangan kah kamu..??

Mungkin bukan sebuah kesengajaan kalau aku tiba-tiba saja melihatmu di sebuah tempat yang sama sekali tak terduga. Aku juga tak menginginkannya. Kupikir kamu sudah menghilang entah kemana. Kupikir kamu sudah pergi jauh ke negeri antah-berantah. Tapi, ternyata memang benar, bahwa dunia tak seluas daun kelor. Aku masih saja bisa menemukanmu, meski tak mudah kelihatannya.

Meski demikian, demi melihatmu utuh dan tak kurang suatu apapun, aku sudah cukup bahagia. Tak perlu terlalu memikirkan yang muluk-muluk, toh aku cukup tahu diri bahwa mungkin memang harus seperti ini. Tak apa, kupikir semua ada masanya sendiri-sendiri - termasuk hidupku.

Aku, selepas bulan menyembunyikan sinarnya, ketika kudengar burung kecil berkicau dan saat mentari memancarkan cahaya cerahnya, tak berani berharap pada sesuatu yang seharusnya sudah tak muncul lagi ke permukaan. Itu adalah kenangan. Masa lalu. Suatu masa yang sudah kutinggalkan jauh di belakang jejakku.

Tapi ini..??
Kenangan kah kamu..??

Read More

Selasa, 01 Januari 2013

Harapan yang Tak Pernah Sirna

Pernahkah berpikir bahwa mimpi itu tak bisa menjadi kenyataan?? Jangan dipikirkan. Teruslah bermimpi, raih keinginan dan harapan dari setapak demi setapak mimpi yang melintasi anganmu. Percayalah bahwa mimpi itu ada, mimpi itu nyata, mimpi itu ibarat harapan yang tak pernah sirna - senantiasa menantimu untuk menggapainya perlahan.

Mimpiku, sekian banyak mimpiku yang aku angankan, pernah sekali waktu menjadi kenyataan. Memang tidak semua, tapi ada yang mampir di dunia nyataku. Senang? Itu pasti. Aku memang suka bermimpi, tapi aku bukan seorang day-dreamer. Bukan juga seorang pengkhayal sesuatu yang rasanya nyaris mustahil dipikir oleh akal sehat. Tidak. It's not me. Mimpi, buatku, hanyalah sebagai hiasan tidurku, mahkota malamku, yang selalu hadir disaat mataku akan tertutup. 

Tak peduli berapa banyak mimpi yang menghiasi hampir di setiap malamku, yang jelas, tanpa mimpi mungkin aku bukan lagi seorang Dhanis. Diriku yang memiliki banyak angan dan harapan, yang belum tahu bagaimana harus meraihnya satu demi satu. Hanya dengan bermimpi aku bisa memikirkan caranya. Cara yang tidak terlalu naif tapi logis di akal sehat.

"Happy New Year 2013!! Semoga jutaan mimpi manusia di Bumi bisa cepat terwujud. Amin!!"

Read More

Kamis, 27 Desember 2012

End of the year

Akhir tahun 2012, saatnya orang mereview kembali apa yang sudah mereka perbuat sepanjang tahun belakangan kemarin. Mungkin memang tak selalu benar, karena manusia memang tempatnya salah, kan..?? Tapi, setidaknya manusia bisa introspeksi diri dan berkaca tentang apa yang salah dengan dirinya.

Dan, itu yang selalu aku lakukan.

Aku selalu berkaca dan belajar dari pengalaman hidup yang telah aku jalani. Tak mudah memang menjadi seorang aku. Lagipula, kupikir nasib dan perjalanan hidup setiap insan manusia pastinya berbeda. Artinya, hidup dan nasib tiap-tiap manusia tak ada yang sama, dan itulah mengapa setiap satu manusia dan manusia lainnya bisa saling melengkapi. 

Akhir tahun bukanlah akhir dari segalanya, tapi akhir dari sekian keburukan, kesalahan, kekhilafan, dan lain-lain yang telah kita lakukan dengan atau tanpa sengaja. Maka dari itu mengapa ada resolusi setiap tahun baru hampir menjelang. Dan, percayalah, bahwa Tuhan akan selalu memaafkan dari apa yang telah kita perbuat, asalkan kita mau bertaubat dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Read More

Senin, 24 Desember 2012

Penghujung Tahun dan Sejuta Harapan

Sepertinya waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin aku memulai tahun 2012, sekarang tahun itu sudah hampir berakhir. Tak bisa kupungkiri bahwa dengan bertambahnya tahun, maka usiaku pun juga ikut bertambah. Meski aku tak seberapa ingat lagi apa yang sudah kulalui ketika usiaku sebelum ini, tapi aku tak pernah sekali pun meninggalkan masa laluku. Aku tetap menghargai masa laluku sebagai bentuk pembelajaran yang sungguh berarti. Aku tak mungkin sampai di masa ini tanpa melalui masa laluku. Benar, kan? Uh, mengerikan rasanya tatkala mengingat kembali apa yang telah terjadi padaku beberapa tahun yang lalu ketika aku berada di ambang kehancuran. Sesuatu yang seharusnya bisa menjadikanku seseorang yang lebih baik, tapi justru semakin membuatku terpuruk tanpa bisa berjalan di jalanku yang sesungguhnya. 

Kendati demikian, aku tetap menganggap apapun itu - meskipun buruk - sebagai separuh aku. Sebagian dari diriku yang harus menjadikan pembelajaran buruk itu sebagai sesuatu yang penting agar tidak terjadi lagi di jalur hidupku di masa depan. Tuhan telah menciptakanku sebagai manusia sejak aku dilahirkan ke dunia, dan bukannya sebagai keledai yang mungkin akan jatuh ke lubang yang sama dua kali ketika hewan itu telah melakukan kesalahan untuk kali pertama.

Oh, ayolah, tahun 2012 sudah hampir berakhir. Aku tak ingin terus-menerus terpuruk hanya karena sesuatu yang seharusnya sudah kutinggalkan sejak lama. Tuhan masih memberikanku kesempatan untuk bertaubat, aku yakin itu. Jadi, praktis kesempatan emas itu takkan kusia-siakan. Aku ingin bangkit dan memperbaiki hidupku. 

"So, goodbye the painful 2012, and welcome a (I hoped) shiny 2013."

Read More

Sabtu, 03 November 2012

New Life

Rasanya seperti HP baru di-charge, aku merasakan sesuatu yang berbeda ketika aku berada di kehidupanku yang sama sekali berbeda dari yang sebelum-sebelumnya. Walau mungkin kebahagiaanku belum lengkap, tapi aku tetap bersyukur bahwa hingga saat ini aku masih diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

Mungkin jika aku menginginkan hingga aku mendapatkan hidup baruku yang lebih lengkap lagi, aku harus bersabar menunggu. Tapi, itu harus. Aku harus berusaha untuk melengkapi hidupku lagi yang sempat porak-poranda. Life is must be go on, isn't it..??

Aku cuma berharap keburukan-keburukan apapun itu sudah benar-benar hilang dan sirna dari jalur hidupku. Tak ingin lagi berurai air mata, tak ingin lagi merasakan sesuatu yang menyakitkan, tak ingin lagi melihat apapun yang menyesakkan dada hingga terkadang aku sempat berpikir : haruskah aku mengakhiri hidupku hanya demi ini..?? - meski terkadang terdengar konyol juga.

Just wanna say : welcome for a new life, hope all the best in the future.

Read More

Kamis, 25 Oktober 2012

Sehat itu Mahal

Sedemikian keras aku menjaga kesehatanku agar aku bisa tetap menjalankan aktivitasku. Aku tahu sungguh tak enak menjadi "si sakit". Mungkin memang dari luar terlihat sehat dan segar bugar, tapi di dalam sungguh suatu pengorbanan memaksa tubuh sakit menjadi seolah sehat dan tak terjadi apa-apa.

Tak ada seorang pun di dunia ini yang ingin tubuhnya terserang penyakit. Terkadang, menjadi seorang pesakitan harus menahan sesuatu yang sakit di dalam tubuhnya, di samping ia harus tetap beraktivitas. Aku sendiri pernah harus setengah mati menahan sakit untuk tetap melakukan sesuatu yang memang harus aku lakukan.

Sehat itu mahal, tapi sakit lebih mahal. Jadi, sebisa mungkin jagalah baik-baik kesehatan kita. Jangan sampai sesuatu apa pun membuat tubuh kita lemah ataupun sakit.

Read More

Selasa, 04 September 2012

Pengembangan Pertanian Daerah Tropis

Indonesia merupakan negeri beriklim tropis. Sebuah iklim dimana secara geografis terletak di sekitar ekuator yang dibatasi oleh dua garis lintang 23.5 derajat Lintang Selatan dan 23.5 derajat Lintang Utara. Oleh sebab itu, hewan maupun tumbuhan yang hidup di daerah ini dinamakan tumbuhan tropis. Tumbuhan jenis ini membutuhkan sinar matahari yang cukup banyak selama masa pertumbuhannya.

Salah satu contoh adalah buah Mangga Gedong Gincu. Tumbuhan ini memiliki nama lain mangifera indica yang termasuk dalam keluarga anacardiaceae. Jika melihat dari golongan spesiesnya, tumbuhan ini termasuk dalam tumbuhan berbunga. Mangga jenis ini memiliki berat dengan kisaran 200 - 300 gram dan merupakan kebanggaan petani mangga di daerah Jawa Barat.

Dalam perkembangannya, Mangga Gedong Gincu merupakan mangga yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Buah yang banyak dibudidayakan di daerah Majalengka, Cirebon, dan Indramayu ini juga terkenal terutama di negara Jepang, Cina, dan Saudi Arabia.

Mangga Gedong Gincu digemari masyarakat karena memiliki prospek pasar yang sangat bagus dengan harga jual yang tinggi. Mangga jenis ini dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah dengan ketinggian antara 0 - 500 meter di atas permukaan laut. Jika di daerah dataran tinggi pun Mangga ini bisa tumbuh dengan catatan curah hujan berkisar antara kurang lebih 100 mm per tahun pada bulan kering antara 3 - 6 bulan berturut-turut.

Di samping itu, penanaman Mangga jenis ini membutuhkan sinar matahari penuh. Artinya, sinar matahari yang bersinar cerah dan tak pernah diliputi kabut. Dalam perkembangan pertumbuhannya, tanaman buah ini membutuhkan pH tanah yang berkisar antara 5,5 - 6,5 dengan struktur tanah yang berpasir, lempung, atau lempung setengah berat. Juga, membutuhkan pengairan yang cukup dengan suhu optimum 24 - 27 derajat celcius.

Ketika panen atau pascapanen, Mangga Gedong Gincu memiliki bentuk buah yang sudah berisi padat, tangkai buah sudah mengering, kulit buah sudah tertutup lapisan lilin berwarna keputih-putihan, lentisel pada kulit buah lebih besar, dan bila dicelupkan ke dalam air akan tenggelam.

Mangga Gedong Gincu juga memiliki beberapa khasiat atau kandungan mineral yang sangat penting untuk kesehatan. Diantaranya adalah:
  1. Potasium, bermanfaat untuk menurunkan risiko tekanan darah tinggi,
  2. Zat besi, berguna untuk menurunkan gejala anemia (kurang darah),
  3. Selenium, berguna untuk melindungi dari serangan jantung, dan
  4. Kalsium, berguna untuk mengurangi gejala kekeroposan tulang (osteoporosis).
Jika diteliti lebih jauh, mungkin keempat elemen manfaat itulah yang membuat Mangga Gedong Gincu memiliki nilai tinggi di masyarakat. Sehingga, bisa dikatakan, Mangga Gedong Gincu sekilas seperti bukan Mangga biasa.

Secara keseluruhan, Mangga Gedong Gincu merupakan salah satu potensi pertanian tropika yang cukup unik. Cara penanaman yang cukup mudah dan beragam manfaat bisa menjadikannya inspirasi bagi petani-petani Mangga pada umumnya.

Read More

Minggu, 02 September 2012

Aktivitas Normal dan Blogwalking

Sekarang sudah hampir akhir Agustus, dan kupikir semua seharusnya sudah kembali ke aktivitas normal. Memang benar, karena kulihat jalanan di kota-kota besar sudah mulai berjalan seperti biasa. Orang-orang yang sempat berlibur di hari sebelumnya juga sudah kembali menjalankan kewajibannya masing-masing.

Sama sepertiku. Walaupun aku tak ikut menjalankan aktivitas berlibur selama liburan panjang kemarin, namun aku tetap menjalankan kewajibanku dan kembali beraktivitas seperti biasa. Dan, hari ini tadi aku menyempatkan diriku untuk "berjalan-jalan" alias blogwalking dari satu blog ke blog yang lain. Aku suka melakukan blogwalking seperti itu, karena kupikir dengan begitu aku bisa mendapatkan banyak informasi dari sang penulisnya.

Memang sih, sering-sering blogwalking banyak manfaatnya, salah satunya bisa meningkatkan trafik blog. Tapi, ya itu tadi, kalau blogwalking-nya cuma sekali duakali ya sama juga bohong. Karena, tidak akan ada manfaatnya juga. Apalagi, kalau blog yang kita kunjungi trafiknya tidak seberapa tinggi. Backlink yang kita dapat juga akan sedikit. Itu sih menurutku, karena itu pula yang sedang aku lakukan sekarang - berburu blog-blog yang ber-trafik tinggi. Dulu, blog aku juga termasuk yang ber-trafik lumayan (bukan tinggi, ya - maksudnya belum bisa dibilang tinggi - atau setidaknya alexa sudah memberikan rank), tapi terpaksa aku hapus karena satu dan lain hal. Sangat disayangkan, sih, tapi mau bagaimana lagi. Sekarang, aku harus memulainya dari awal. Dan, aku akan melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan pada blog-ku yang dulu untuk meningkatkan trafik.

Mudah-mudahan saja kali ini aku bisa lebih berhasil lagi. Aku juga akan terus berusaha untuk memberikan postingan yang terbaik dan bermanfaat untuk semua. Setidaknya, bukan hanya sekedar menulis dan memperbanyak postingan.

Read More

Rabu, 22 Agustus 2012

Nasib Surat Berprangko

Dulu, ketika teknologi informasi masih menjadi hal yang teramat asing, masyarakat suka berkirim-kirim surat dengan menggunakan kertas surat dan prangko. Aku pun kala itu juga menjadi salah satu masyarakat yang gemar berkirim surat melalui kantor pos dengan menggunakan kertas surat dengan beragam corak dan prangko. Bahkan, aku sempat menjadi anggota filateli. Menurutku - kala itu - mengoleksi bermacam-macam prangko sungguh merupakan suatu aktivitas yang menyenangkan. Apalagi, jika prangko-prangko koleksiku berasal dari berbagai belahan dunia. Dalam hal ini, aku juga sempat memiliki beberapa koleksinya dengan saling berkirim surat dengan beberapa sahabat penaku dari berbagai negara. Aku pernah menuliskannya di postingan sebelumnya.

Namun, kini, semuanya seolah tergerus oleh perkembangan jaman. Pesatnya pertumbuhan teknologi informasi bernama internet, seperti menenggelamkan fenomena surat berprangko yang dulu sempat eksis di mata masyarakat. Saat ini berkirim surat sudah bisa lebih praktis dan cepat dengan e-mail. Atau, apapun yang terkait dengan interaksi antar dua orang atau lebih, bisa dilakukan dengan lebih cepat dan mudah. Masyarakat jaman sekarang lebih memilih kecepatan penyampaian informasi, dimana informasi atau berita yang lebih cepat sampai dirasa lebih baik daripada mengirimkan berita tetapi harus menunggu beberapa hari atau minggu hingga berita itu diterima oleh orang yang bersangkutan.

Kepala Kantor Pos Surabaya Selatan Sulistijono menyatakan bahwa:
Di antara total 2.513 dokumen yang dikirimkan kantor pos cabang Surabaya Selatan per hari, surat berprangko hanya mencapai 420 surat. Sisanya, ada pada kiriman dokumen tunai.
Dalam hal ini, pengiriman dokumen tunai adalah jasa pengiriman yang tak memakai prangko, seperti pos ekspres dan titipan kilat. Namun, dengan berkembangnya teknologi internet yang kian hari kian canggih, berkirim surat dengan menggunakan prangko masih tetap ada walau jumlahnya tak sebanyak dulu.

Contohnya saja aku. Kupikir - secara pribadi - berkirim surat melalui e-mail memang cepat dan semua orang tahu itu. Hanya saja, terkadang aku seperti merindukan menulis surat dengan coretan tanganku sendiri, bukan mengetik diatas tuts keyboard. Untungnya, pihak kantor pos tidak semata-mata menghilangkan layanan berkirim surat dengan menggunakan prangko. Seperti yang diungkapkan oleh Manajer Komunikasi PT Pos Indonesia Abu Sofyan:
Itu sudah menjadi public service obligation (PSO) kami yang ditentukan pemerintah.
Hal itu dikarenakan PT Pos Indonesia merupakan salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara), dimana segala regulasinya diatur oleh pemerintah sebagai satu bentuk nasionalitas.

Kutipan diambil dari: Jawa Pos edisi Selasa, 21 Agustus 2012

Read More

Minggu, 19 Agustus 2012

Jalanan Surabaya Mulai Lengang

Ketika aku melintasi jalanan kota Surabaya yang biasanya ramai oleh hiruk-pikuknya kendaraan bermotor, kini sepi dan lengang yang sekilas seperti kota mati. Rasanya asing tatkala aku melihat keadaan seperti ini. Tapi, tentu saja, ini hanya sementara saja. Liburan kali ini aku sekeluarga memutuskan untuk tidak kemana-mana. Dan yah, aku akui aku suka suasana kota yang lengang seperti ini - walau terkadang aku merasa aku seolah berada di kota lain.

Kulihat di kiri dan kanan jalan ketika aku melintas di sebuah lokasi yang biasanya ramai dikunjungi orang, kini hanya tersisa dedaunan yang jatuh dan seperti tidak terawat. Biasanya, musim sudah bergulir dari kemarau menjadi penghujan. Namun, kali ini tidak. Musim tak kunjung bergulir.

Bukan karena sebab lain, tetapi karena akhir-akhir ini cuaca memang sedang tidak menentu. Musim tak berjalan dengan seharusnya. Tapi, ya sudahlah. Toh, manusia tidak bisa mengatur musim seperti halnya manusia mengatur jam beker. 

Yang kupikirkan saat ini adalah bagaimana jika keadaan kota kelahiranku selalu sepi dan lengang seperti ini setiap hari. Mungkin aku tak perlu harus bangun pagi-pagi buta untuk berangkat beraktivitas. Haha, itu sih maunya setiap orang, kan? Tapi, mana mungkin bisa seperti itu? Setiap hari populasi kota-kota besar selalu bertambah, dan logikanya volume kendaraan bermotor pun juga akan bertambah. Sehingga, sebagai konsekuensinya, kemacetan akan terjadi. Hanya kesadaran diri sendiri saja yang bisa menyelamatkan diri kita masing-masing dari segala sesuatu yang (mungkin saja) bisa mengancam.

Read More